Mimin nulis artikel ini, khusus buat Itachi Lovers... aheheh :) and cuma buat sharing biografinya aja.... cekidot
Nama : Uchiha Itachi (うちはイタチ )
Tanggal Lahir : 9 juni
Jenis Kelamin : laki -laki
Tinggi badan : 172,5 cm (serial naruto) 175,3 cm (serial naruto shippuden)
Keanggotaan : Konohagakure , akatsuki
Klan : Uchiha clan
keluarga : Uchiha Fugaku (ayah), Uchiha Mikoto (ibu), Uchiha Sasuke (adik
Elemen : Api (Katon) dan Air (Suiton)
Kekkai Genkai : Mangekyou Sharingan
Jutsu Andalan : Susano'o
Itachi yang terlahir dari Klan Uchiha, tumbuh menjadi sebuah kebanggan besar bagi
klannya, karena kemampuannya yang begitu luar biasa. Ia dikagumi oleh
orang-orang sebagai yang terbaik dari generasinya, dan diakui sebagai seorang
jenius yang berada di atas dari yang lainnya. Bahkan jika dibandingkan dengan
standar kemampuan bertarung Klan Uchiha, Itachi jauh melampaui standar ini.
Kemampuannya ini tidak hanya diakui oleh keluarga, teman, atau bahkan gurunya,
tapi oleh seluruh penduduk desa. Saat Itachi masih berumur 4 tahun, Itachi
menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri banyaknya jumlah korban nyawa dalam
Perang Dunia Shinobi Ketiga, kekejaman perang, dan penderitaan atas perang
tersebut. Tragedi ini membuatnya mengalami trauma mental yang sangat hebat, dan
membuatnya menjadi seseorang yang mementingkan kepentingan dan kedamaian desa
lebih dari apapun juga. Pada usia 7 tahun, Itachi lulus Akademi hanya dalam
waktu 1 tahun, dengan nilai tertinggi dari yang lain. Saat umurnya 8 tahun,
Itachi sudah dapat menguasai Sharingan, lulus Ujian Chunin saat umurnya masih 10 tahun,
dan menjadi ketua ANBU dalam usia yang masih sangat muda, yaitu 13 tahun.
Ayahnya, Fugaku Uchiha, yang merupakan Ketua / Pemimpin Klan Uchiha pada
saat itu, tak diragukan lagi, luar biasa bangganya pada anak sulungnya itu.
Fugaku berpikir bahwa masa depan Klan Uchiha akan cerah di tangan anaknya,
Itachi. Hal ini membuat Fugaku memberi perhatian lebih kepada Itachi ketimbang
anak bungsunya, Sasuke Uchiha. Sasuke pun hampir tidak diperdulikan
sama sekali oleh ayahnya, namun walau pun begitu, masih ada seseorang yang
selalu memberikan kasih sayang yang besar terhadap Sasuke. Orang itu adalah
Itachi, kakaknya sendiri. Itachi bahkan membujuk ayahnya untuk datang ke
upacara penerimaan murid Akademi untuk Sasuke, yang hampir ayahnya lupakan.
Ketika Klan Uchiha memulai rencana pengkhianatan terhadap Konoha, Itachi,
sebagai ketua ANBU, yang memiliki kebebasan dan keleluasaan untuk bergerak,
menjadi mata-mata Klan Uchiha terhadap Konoha. Menyadari bahwa kudeta Klan
Uchiha ini hanya akan menyebabkan peperangan. Dimana peperangan hanya akan
membawa banyak penderitaan, Itachi pun berbalik menjadi mata-mata Konoha
terhadap Klan Uchiha, dengan menyerahkan informasi tentang Klan Uchiha kepada
Hokage Ketiga, dan para petinggi Konoha (Homura, Koharu, dan Danzo). Selama
itu, Itachi mulai bertingkah aneh, mulai dari tidak menghadiri rapat penting
Klan, berbicara jelek tentang Klan dengan nada menentang, hingga dituduh
sebagai pembunuh sahabat baiknya, Shisui.
Kepribadian
Semenjak kemunculan pertamanya, sosok Itachi selalu diselimuti dengan
misteri, ia selalu bersikap misterius dan bertingkah seperti menyembunyikan
jati dirinya yang sebenarnya. Ketika flashback masa lalunya ditampilkan, Itachi
diperlihatkan sebagai seorang kakak yang penyayang, namun setelah peristiwa
pembantaian Klan Uchiha, nampaknya semua sikap baiknya itu hanyalah sebuah
kepura-puraan. Tetapi, di akhir hidupnya, kebenaran hidupnya akhirnya
terbongkar juga, Itachi sebenarnya memang seorang kakak yang penyayang dan
cinta damai seperti yang dulu, namun selama ini ia menyembunyikan semuanya.
Selama menjadi anggota Akatsuki, tak satu pun anggota Akatsuki yang mengetahui
akan kebenarannya ini, kecuali Madara Uchiha.
Sebagai anggota Akatsuki, Itachi mampu mengontrol emosi dan perasaan dirinya
sendiri dengan baik, dan hampir tidak pernah menunjukkan ekspresi wajahnya saat
bertarung, wajahnya selalu terlihat tenang dan "dingin".
Walaupun begitu, sesekali Itachi juga pernah menunjukkan ekspresi terkejut di
wajahnya saat berhadapan dengan lawan yang memiliki kekuatan dan kemampuan yang
lebih hebat dari yang ia bayangkan sebelumnya, namun ia masih bisa bersikap
tenang. Saat bertarung, Itachi tidak pernah menunjukkan kesombongan atau rasa
arogan, setiap pernyataan yang ia buat tentang kekuatannya memiliki alasan,
bahkan, tak jarang ia memuji kemampuan musuhnya.
Selain memiliki kekuatan yang luar biasa, Itachi juga memiliki kecerdasan
yang juga tak kalah mengagumkan. Itachi merupakan seorang Ninja yang sangat
pintar dan jeli dalam menghadapi segala situasi, ia juga pintar dalam mengambil
keputusan. Hal ini terbukti dari sikapnya yang tidak pernah panik setiap
menghadapi musuh-musuhnya. Itachi juga memiliki intuisi yang baik, ia hampir
tidak pernah tertipu oleh musuhnya, kalaupun iya, Itachi dapat dengan cepat
menyadarinya. Meski berstatus sebagai seorang Kriminal Buron tingkat S, yang
telah menghabisi klannya sendiri tanpa ampun, Itachi sebenarnya seorang Ninja
yang tidak menyukai kekerasan dan pertarungan. Ia lebih suka menghindari
pertarungan, atau setidaknya, mengakhiri pertarungan dengan cepat.
Itachi masuk ke Akatsuki bukan tanpa sebab. Selain untuk menguasai kekuatan
Biju, Itachi masuk ke Akatsuki agar tujuan utamanya dapat terlaksana. Itachi
berharap dengan masuknya ia ke Akatsuki, Itachi dapat terus melindungi desanya,
Konoha, dengan mengawasi kegiatan para petinggi Konoha, terutama Sasuke, secara
tidak langsung dari luar. Hal ini diperlihatkan pada saat ia bersama Kisame
melakukan pencarian Kyubi ke Konoha. Sebenarnya, ia datang ke Konoha tidak
hanya untuk menangkap Kyubi saja, namun juga untuk:
- Membocorkan secara tidak langsung tentang keberadaan dan informasi Akatsuki kepada KonohaMembuktikan tujuannya untuk melindungi Konoha (secara tidak langsung), dan
- Memberitahukan secara tidak langsung kepada para petinggi Konoha bahwa ia masih hidup, sehingga para petinggi Konoha (masih) tidak dapat berbuat yang tidak-tidak terhadap Sasuke
Membuktikan tujuannya untuk
melindungi Sasuke (secara tidak langsung)
Karena tujuannya ini, Itachi menjadi seorang anggota Akatsuki yang sangat
loyal baik terhadap organisasi sendiri maupun sesama anggota lainnya.
Dibandingkan dengan anggota Akatsuki lainnya, Itachi lah yang paling
mementingkan kesuksesan dan kerahasiaan Akatsuki, sehingga tak ragu lagi,
sikapnya ini lah yang telah membawa Akatsuki menuju keberhasilan. Selain itu,
dibandingkan dengan pasangan Akatsuki lainnya, pasangan Itachi-Kisame lah yang
paling bersahabat, jarang terjadi pertengkaran. Kisame sendiri kelihatannya
memiliki rasa loyal yang tinggi terhadap Itachi, ia selalu melakukan apa yang
Itachi perintahkan padanya dengan segera, dan selalu memperhatikan keadaan
Itachi. Sebenarnya, Itachi juga memperlakukan anggota Akatsuki lainnya sama
seperti perlakuannya tehadap Kisame, namun nampaknya, sikap baiknya ini tidak
dibalas oleh anggota lainnya. Satu-satunya anggota yang tidak bersikap buruk
padanya hanyalah Kisame.
Walau sifatnya yang terkesan tenang, dingin, dan misterius, Itachi pernah
menunjukkan sifat kasar dan bengis nya saat sedang berduel genjutsu dengan
Sasuke. Saat itu, Sasuke mencoba untuk masuk ke dalam pikiran Itachi lewat
Genjutsu. Disini, Itachi berkata terang-terangan kepada Sasuke bahwa tujuannya
yang sebenarnya membiarkan Sasuke hidup adalah untuk mengambil matanya dan
memperoleh Mangekyou Sharingan abadi. Itachi juga berkata bahwa Klan Uchiha
bukanlah apa-apa selain sebuah klan rendahan yang kotor, busuk dan keji,
semenjak banyaknya anggota klan yang tega membunuh teman dekatnya sendiri untuk
memperoleh Mangekyou Sharingan, dan mengambil mata anggota Klan Uchiha lainnya
untuk mendapatkan kekuatan abadi Mangekyou Sharingan. Setelah genjutsu Sasuke
ini hilang, Itachi bahkan juga mengatakan sendiri bahwa dirinya yang bersifat
tenang, kalem dan dingin hanyalah sebuah topeng. Kepribadiannya (yang kasar)
ini pun akhirnya terungkap sebagai sebuah kepura-puraan belaka, Itachi yang
sebenarnya memang bersifat tenang, namun saat itu, ia berpura-pura untuk lebih
memperkuat alasan adiknya membunuh dirinya. Semua itu ia lakukan hanya demi
cintanya yang sangat besar terhadap adiknya, Sasuke.
Menjelang akhir hayatnya, Itachi menyerahkan seluruh tekadnya kepada Naruto,
yang ia anggap sebagai orang yang paling bisa dipercaya untuk menyelamatkan dan
melindungi Sasuke. Setelah mendengarkan jawaban Naruto untuk tetap melindungi
Sasuke dan juga sekaligus melindungi Konoha, Itachi menghadiahkannya setengah
dari kekuatannya. Itachi sangat bahagia mendengar kebulatan tekad Naruto untuk
terus melindungi Sasuke, dan tersenyum setelah mendengar respons dari Naruto.
Itachi bahkan mempercayainya untuk bisa membawa Sasuke kembali ke jalan cahaya.
Penampilan
Walaupun berstatus sebagai seorang kriminal, penampilan Itachi sama sekali
tidak menakutkan, kecuali tatapan matanya. Saat masih tinggal di Konoha, ia
memiliki tatapan mata yang terlihat lebih lembut, ramah dan penuh rasa iba,
terutama terhadap adiknya, Sasuke. Namun setelah bergabung dengan Akatsuki,
tghatapan matanya berubah menjadi tampak lebih sangar dan jahat.
Penampilan Itachi
Itachi memiliki mata berwarna abu-abu gelap, dan rambut berwarna hitam yang
membingkai wajahnya dan menggantung hingga ke dekat pipi, sisa rambutnya diikat
kuda ke belakang (ponytail); yang kemudian tertutup oleh kerah tinggi
jubah Akatsuki yang ia pakai setelah bergabung. Sebagai saudara kandung, Itachi
dan Sasuke memiliki penampilan yang mirip dan tidak jauh berbeda, bahkan saat
Naruto pertama kali bertemu dengannya, ia hampir mengira Itachi sebagai Sasuke.
Dibandingkan dengan Sasuke, warna rambut Itachi tampak sedikit lebih kusam dan
agak pudar, selain itu, aliran rambut Itachi juga lebih halus ketimbang Sasuke.
Sedangkan dalam soal kulit, kulit Itachi tampak agak sedikit lebih gelap dari
kulit Sasuke. Dan perbedaan yang paling mencolok adalah goresan panjang yang
tampak jelas di bagian bawah matanya; ciri fisik yang ia warisi dari ayahnya.
Ketika masih di Konoha, Itachi biasa memakai kaos hitam dengan simbol khas
Klan Uchiha yang berupa kipas di belakangnya, dan celana pendek hitam dengan
kantong senjata yang diikat ke belakang. Sedangkan saat mengerjakan misi, ia
mengenakan seragam khas ANBU seperti anggota ANBU lainnya, walau nampaknya,
Itachi tidak pernah diperlihatkan mengenakan topeng ANBU. Sebagai anggota
Akatsuki, Itachi memakai jubah khas Akatsuki seperti anggota-anggota Akatsuki
lainnya, dengan kancing yang terbuka hingga ke tengah-tengah serta pelindung
kepala yang tergores. Terkadang, Itachi akan meletakkan tangan kirinya di
tengah-tengah kancing jubahnya yang terbuka itu. Setelah jubah Akatsuki nya
hancur oleh serangan Kirin Sasuke, Itachi diperlihatkan memakai pakaian dalam
seperti yang juga dipakai anggota Akatsuki lainnya, yaitu berupa kaos tanpa
lengan dengan bagian leher berbentuk V warna biru dan celana panjang biru,
dengan jaring-jaring di bawah bajunya dan ikat pinggang putih. Seperti anggota
Akatsuki lainnya, Itachi juga memakai ikat kepala desa asalnya dengan tanda
goresan yang melambangkan ikatan yang telah terputus dengan desanya. Ia juga
memakai cincin khas Akatsuki berwarna merah dengan tulisan Kanji 朱 / shu
yang berarti "Merah Delima" di jari manis kirinya. Di kuku
jari tangan dan kakinya, diberi kutek berwarna ungu gelap, dan di lehernya,
terdapat tiga lingkaran atau cincin yang mengelilingi lehernya.
Setelah dihidupkan kembali dengan jurus Edo Tensei milik Kabuto
Yakushi, di mata Itachi terdapat sebuah sklera hitam yang juga dimiliki
oleh shinobi-shinobi lainnya yang juga dibangkitkan oleh Kabuto.
Kemampuan
Dalam usia yang masih sangat muda, kecerdasan dan bakat Itachi telah ia
tunjukkan dalam berbagai hal, hingga bahkan guru-gurunya di Akademi sendiri
mengatakan bahwa dalam perkembangannya sangat sedikit dibutuhkan bantuan. Dalam
beberapa pertarungan sejak awal seri dimulai, Itachi telah diperlihatkan
sebagai seorang ninja yang sangat kuat, seperti yang ia tunjukkan dari
kemampuannya untuk mengalahkan beberapa shinobi yang kuat dengan mudah. Bahkan Kisame
Hoshigaki, rekan Itachi di Akatsuki, juga mengakui sendiri bahwa Itachi lebih kuat
darinya. Bahkan Madara juga mengatakan bahwa Itachi tidak pernah berhenti
membuatnya terkagum akan kemampuannya. Namun, Itachi tetap menyadari
keterbatasannya, yang diperlihatkan saat ia bertemu Jiraiya, dan
berkata bahwa Jiraiya bukanlah tandingannya. Satu-satunya kekurangan dan
kelemahan Itachi adalah jumlah chakra / staminanya, yang berada di bawah
rata-rata. Selain itu, Itachi juga mengidap penyakit yang parah dan menyadari
akan kematiannya yang tidak lama lagi. Namun tetap saja, Sasuke masih tidak
mampu mengalahkan Itachi, yang akhirnya malah mati akibat penyakit dan
kehabisan chakra.
Akibat trauma mental dari Perang Dunia Shinobi Ketiga, Itachi menjadi
seorang yang cinta damai dan mementingkan kepetingan desa lebih dari apapun
juga. Hal ini membuat Itachi menjadi seorang shinobi yang tidak suka ikut ambil
bagian dalam suatu pertempuran, ia lebih suka mempertahankan diri atau
melumpuhkan musuhnya saja daripada membunuhnya, walaupun sebenarnya ia bisa.
Ninjutsu
Itachi menggunakan jurus Elemen Api, Jurus Bola Api (Katon:
Gokakyu no Jutsu)
Itachi menguasai seluruh ninjutsu klan Uchiha, termasuk juga Sharingan, ia
juga memiliki kemampuan yang hebat baik dalam hal Ninjutsu, Taijutsu,
maupun Genjutsu.
Ketika bertarung melawan Kakashi, Kurenai, dan Asuma, Kakashi berkomentar bahwa
Itachi saat itu bahkan tidak menggunakan setengah dari kekuatannya untuk
melawan mereka bertiga. Jurus Itachi juga sering terlibat dengan penggunaan
gagak, baik dalam ninjutsu maupun genjutsu. Itachi juga sering terlihat
menggunakan klon gagak (Karasu Bunshin) dan terkadang menggunakannya untuk
menyembunyikan Shuriken di dalamnya.
Sebagai anggota Klan Uchiha, Itachi terbiasa menggunakan jurus elemen Api.
Dia juga diperlihatkan juga dapat menggunakan jurus elemen Air.
Taijutsu
Meskipun bukan seorang master/spesialis Taijutsu, Taijutsu Itachi berada
pada tingkatan/level yang sangat tinggi, seperti yang ditunjukkannya ketika ia
melawan tiga anggota klan Uchiha lainnya sendirian dengan mudahnya. Dalam Part
I, Itachi dapat menghentikan Chidori Sasuke hanya dengan satu tangan dan Itachi
juga bahkan dengan brutal dapat mengalahkan Sasuke dengan mudahnya, padahal
saat itu Sasuke telah melakukan pelatihan Taijutsu intensif bersama Kakashi
untuk Ujian Chunin. Dalam Part II, meskipun terserang penyakit yang parah,
Itachi tetap mampu mengimbangi Sasuke yang telah meningkatkan kemampuan
taijutsunya di bawah bimbingan Orochimaru. Itachi juga sangat mahir menggunakan pedang,
melempar shuriken dan kunai.
Itachi juga memiliki kecepatan yang luar biasa, terutama dalam hal gerakan
tangannya. Kemampuannya dalam membentuk segel tangan dan melempar senjata
sangat luar biasa, ia bahkan mampu melempar shuriken dalam jumlah yang banyak
dan kemudian tiba-tiba saja melakukan suatu jurus tanpa diketahui, membuatnya
tampak seolah-olah dapat melakukan jurus tanpa membentuk segel. Itachi juga
mampu bergerak dalam jarak yang sangat dekat dalam waktu yang sangat cepat
sehingga gerakannya hampir tampak seperti jurus teleportasi. Kecepatannya
begitu tinggi sehingga Sasuke maupun Kakashi, yang juga sama-sama memiliki kecepatan
yang tinggi dan juga menggunakan Sharingan, tidak bisa mengikuti gerakannya di
Part I.
Sharingan
Sharingan Itachi
Menjadi bagian dari klan Uchiha, seperti yang dijelaskan oleh Kakashi,
Itachi adalah pewaris sejati mata Sharingan.
Itachi sendiri mulai menguasai Sharingan ketika ia masih berusia 8 tahun. Dalam
posisi diam, ia mempelajari gerakan lawannya dengan Sharingan dan meresponsnya,
seringkali dengan Genjutsu. Itachi sering dipuji karena kehebatannya dalam
menggunakan genjutsu, ia sendiri dapat menjebak lawannya dalam genjutsu hanya
dengan menatap mata atau menunjuk lawannya. Itachi juga bisa membalikkan genjutsu
lawan dengan Magen: Kyo-tenchi Ten. Menurut Ao, Itachi juga dapat menggunakan
genjutsu untuk mengendalikan orang lain dari jarak jauh. Sebagian besar
kekuatan genjutsu Itachi berasal dari Sharingan, tapi terlepas dari apakah
mereka atau tidak, semua genjutsu Itachi menyebabkan trauma mental yang kuat
pada lawannya; Itachi adalah master genjutsu, dan sering menggunakan genjutsu
sebagai senjata utamanya.
Dengan Sharingan, ia juga bisa memalsukan surat bunuh diri Shisui Uchiha
dengan sempurna setelah ia membunuhnya. Dia telah melatih begitu banyak hal
dengan matanya bahwa ia telah mencapai tahap di mana dia bisa Sharingan
diaktifkan untuk waktu yang lama, dengan pembuangan minimal pada tingkat chakra
nya.
